And now , Bring me that horizon …

Lets start the new adventure !

Archive for October 2008

Song Lyric – Jordin Sparks ( Tatoo )

with one comment

Song Lyric – Jordin Sparks ( Tatoo )

No matter what you say about love
I keep coming back for more
Keep my hand in the fire
Sooner or later, I’ll get what I’m asking for

No matter what you say about life
I learn every time I bleed
That truth is a stranger
Soul is in danger, I gotta let my spirit be free

To admit that I’m wrong
And then change my mind
Sorry but I have to move on
And leave you behind

[Chorus]
I can’t waste time so give it a moment
I realize, nothing’s broken
No need to worry ’bout everything I’ve done
Live every second like it was my last one
Don’t look back at a new direction
I loved you once, needed protection
You’re still a part of everything I do
You’re on my heart just like a tattoo

( Just like a tattoo, I’ll always have you
I’ll always have you, I’ll always have you )

I’m sick of playing all of these games
It’s not about taking sides
When I looked in the mirror, didn’t deliver
It hurt enough to think that I could

Stop, admit that I’m wrong
And then change my mind
Sorry but I gotta be strong
And leave you behind

[Chorus]

(Just like a tattoo, I’ll always have you
I’ll always have you)

[Bridge]

If I live every moment
Won’t change any moment
Still a part of me and you
I will never regret you
Still the memory of you
Marks everything i do

Dokter VS Tukang Cukur

leave a comment »

Dokter VS Tukang Cukur

Cuma tukang cukur yang berpeluang megang-megang kepala presiden. Dokter nyaris tak akan pernah, sekalipun spesialis, kecuali presidennya sedang sakit ketombean atau memerlukan perawatan kepala.

Tukang cukur boleh bersiul-siul selama menggunting rambut sambil ngelantur menghitung kode buntut atau membayangkan hal-

hal lain tanpa risiko. Tergunting daun telinga pelanggannya pun, masih dianggap lumrah. Tapi dokter sudah harus putar otak sejak pasein memasuki pintu praktiknya, mengamati cara pasein berdandan, berjalan dan menyalaminya. Ini penting agar dalam sepuluh-duapuluh menit dokter tidak salah mendiagnosis. Seandainya saja praktik dokter dilakukan sambil bersiul atau menghayal ini-itu, bisa saja terjadi obat hormone wanita diresepkan untuk pasein pria. Ini petaka tak termaafkan karena istri orang akan kehilangan kesuamian suaminya.

Tukang cukur masih pantas buka pangkas di bawah poho duren atau beringin, namun janggal sekiranya dokter sampai berpraktik di trotoar, pakai jeans berkaos oblong tanpa risiko dihujat pasein. Penampilan bagi dokter sama luhurnya dengan profesinya, namun tak begitu penting untuk tukang cukur, karena dengan berkaos kutang pun tak mengapa, sebab yang penting bisa mencukur tanpa membuat kepala yang dicukurnya pitak.

Salah potong model rambut masih lumrah, bahkan sekalipun terpangkas separuh kepala pun, dan kesalahan ini tidak berlaku bagi dokter untuk keteledoran tanpa sengaja yang paling kecil pun, karena dokter dianggap manusia super.

Hari naas tukang cukur hanya terjadi apabila salah mendengar order pelanggannya yang diminta dipotong layaknya jambul Titi DJ, didengarnya minta dibotaki, dan celakanya lagi, yang dicukur terlanjur tidur, lalu terkejut ketika mau bayar kok kulit kepala sudah terasa dingin semuanya.

Sampai begitu pun belum ada undang-undang yang bisa mempidana tukang cukur, kecuali pelanggannya main hakim berdua. Namun jika sampai dokter ada yang salah sunat, misalnya, sudah pasti di kirim ke teralis besi.

Dokter pantang salam melakukan kerja profesinya. Tapi dokter juga manusia yang bisa risau memikirkan gaji kurang, misalnya, sehingga teledor sewaktu menulis resep, Tante yang minta dikuruskan malah diberi obat gendut, atau gadis jelita mendadak jadi gendut gara-gara dokter salah member obatnya.

Dokter dilarang salah dengar, salah ucap atau salah-salah lainnya, apalagi kalau salah periksa atau cara memeriksanya. Tante Jelite pasti protes jika penyakit eksim di tangannya dokter minta buka baju sekujurnya juga. Namun tukang cukur yang rajin membelai-belai dan memijat-mijat kepala dan pundak pelanggannya akan sangat dipuji reputasinya, dan sama sekali tidak dibilang tindakan yang tidak senonoh.


Tukang cukur boleh sambil menyelam minum air. Umpamanya saja ingin melampiaskan unek-uneknya dengan cara mengguncang-guncangkan kepala Pak RT atau walikota lebih keras, karena jengkel beberapa kali ia kena razia ketertiban kota. Namun tidak etis bagi dokter kalau sampai meninju perut pasein sewaktu memeriksa hati atau limpa, sekalipun benar paseinnya itu pernah merebut pacarnya dulu. Namun tukang cukur bisa saja berpura-pura tak sengaja menjitak sewaktu memangkas tukang kredit karena sakit hati ditagih di muka umum.

Dokter wajib menahan diri tidak ketus, sekalipun terhadap paseinnya yang doyan berobat gratisan atau sering minta kredit. Tukang cukur bisa seenaknya mengancam akan menggunduli pelanggannya jika cukurannya bulan lalu masih diutang. Sebaliknya, dokter tak patut mengancam suntik mati, sekalipun paseinnya maen bola di kamar praktinya.

Menghadapi pasein wanita seksi yang berpose menantang di atas tempat periksa pun dokter pria musti pandai merubah perangainya secepat mungkin menjadi kakek berumur 80 tahun, jinak tak bersemangat. Tapi tukang cukur bisa saja iseng mengintip ini-itu.

Dokter yang merasa perlu menaikan tarif karena alas an gaji tidak cukup tetap dinilai tak etis. Tapi hal itu tidak berlaku bagi tukang cukur, yang bisa saja mematok harga jasa potong rambut kapan saja.

Tukang cukur boleh-boleh saja mengkilik lubang telinga pelanggannya sampai tertidur. Tapi dokter THT yang bagian tugasnya juga membersihkan lubang telinga, dianggap malpraktik jika sampai membuat paseinnya tertidur dan tak bangun lagi.

Tukang cukur sah saja memasang papan nama berlampu kelap-kelip, namun tak etis bagi dokter memasang iklan atau papan nama warna-warni berlampu disko, jika tidak ingin dianggap bekas penyanyi dangdut.

Tapi perlu diingat, tukang cukur agak sukar untuk mencukur rambutnya sendiri, tapi dokter masih bisa menyuntik sendiri dan mengobati sendiri ketika sakit.

Awas Bahaya MSG Dalam Masakan Anda

leave a comment »

Di masyarakat kita sering disebut Vetsin.

Anak kecil dan Ibu yang sedang mengandung, jangan diberi MSG.

Dikita sudah beredar bermacam-¬macam merek “penyedap masakan”. Ada Ajinomoto, buatan Jepang. Miwon dari Korea, Vetsin keluaran Taiwan, Sasa yang datangnya dari Hongkong dan beberapa merek lagi yang kesemuanya ada 9 merek. Tapi di masyarakat kita sering disebut Vetsin saja.

Kesemuanya mempunyai komposisi yang sama yaitu : Mono Sodium Glutamat (MSG) yang rumus kimianya HCOCCH (NH2) 2 COO-NA hasil campuran asam glutamat dan natrium Hidruksid (yang saterusnya penyedap makanan itu istilahnya disebut MSG).

Bahan yang paling penting untuk membuat MSG yaitu asam glutamat yang berupa asam amino yang ada pada tumbuhan, hewan, minyak bumi dan pada tubuh mauusia. Pernah diberitakan bahwa asam glutamat itu dibuatnya dari otak babi. Hal ini sukar untuk dipercaya sebab tidak ekonomis, susah untuk membuatnya dan lagi asam asam glutamate yang ada di dalam otak babi itu hanya berkadar 0.01 %..

Di kita pabrik, MSG membuat asam glutamat itu dari Melase (gula tetes), sisa gula tebu yang sudah tidak bisa menjadi kristal. Di negara yang tidak mempunyai tebu, asam glutamat itu dibuatnya dari ganggang, gulabit, gandum, kedelai, tapioka, minyak bumi atau sengaja membuatnya secara sintetis.

Pembuatannya itu memerlukan teknologi tinggi serta modal yang tidak sedikit.

MSG dan kesehatan

Orang Jepang menggunakan MSG dari tahun 1920, oleh sebab MSG sudah merebak keseluruh Dunia, para ilmuwan sudah mengadakan berbagai percobaan, bahaya atau tidaknya MSG ini. Pada awalnya yang dipakai percobaan itu anak Ayam, anak Bebek, Kelinci dan Monyet.

SHIMIZHU dkk, yang mengadakan penelitian pada tahun 1971 melaporkan bahwa MSG yang diberikan kepada anak ayam yang dicampurkan pada air minumannya menyebabkan matinya anak ayam tersebut disebabkan ginjalnya rusak.

GREENBERG dkk. (1973) melaporkan hahwa Tikus kecil yang diberi pakan MSG ketahuan sel-sel darah putihnya berubah berupa sel-sel kanker.

SNAPIR dkk. (1973 ) melaporkan bahwa anak ayam sudah diberi MSG, jumlah sel otaknya berkurang 24% dibanding dengan anak ayam yang normal tanpa diberi MSG.

Institut Penelitian Dan Pencegahan. Untuk kesehatan Nasional dari Kementrian Kesehatan Jepang sudah mengadakan percobaan dengan jalan memberi larutan MSG 2% terhadap beberapa anak ayam. Ketahuan hahwa anak Ayam tersebut semuanya mati.

Sedang yang dilaporkan oleh Baptist (1974) yaitu : ” MSG di Singapura menyebabkan penyakit radang hati dan menurunkan tingkat kecerdasan (IQ) bagi anak-anak sekolah. “

Penelitian di Kita yang dilakukan oleh Dr. Iwan T. Budiarso yang hasilnya yaitu : anak Ayam dan Anak Bebek yang diberi MSG itu mati. Sedangkan anak Ayam yang sudah agak besar seperti yang dibius, jalannya tidak normal, dan rupa-rupa gejala lainnya.

Masihbanyak penilitian-penelitan yang membuktikan  bahwa MSG itu positif menimbulkan kelainan terhadap hewan-hewan yang dibuat percobaan.

Sedangkan penelitian yang mengatakan MSG itu tidak menyebabkan mengganggu kesehatan, datangnya dari catatan ilmiah Dr. Achmad Ramli. Kctua Majelis Pertimbangan Kesehatan dan Syara Dep. Kes. R.I. juga dari Lembaga Farmasi Nasional Kesehatan R.I. dan Kepala Balai Penelitian Kimia P.N. NUPIKAYASA menyatakan bahwa MSG tidak menimbulkan hahaya terhadap kesehatan kalau dalam pemakaiannya sewajarnya.

Tapi ini penelitian pada tahun 1962 sedangkan penelitian yang menemukan adanya pengaruh itu pada tahun 1969 . Oleh sebab itu tentu penelititahun 1962 perlu ditanya akan bonafiditasnya.

WHO pun tidak tinggal diam, hasil penelitian yang berupa rekomendasi yang disampaikan pada sidang CODEX ALIMENTARY COMMISSION (CAC) tahun 1970 menyebutkan hahwa MSG berupa makanan sehari-hari, bisa dipakai paling banyak 6 mg/kg berat badan manusia dewasa. Jadi kalau berat hadannya 50kg, seharinya  tidak boleh lebih dari 2 gram.

Di Amerika, dan di Singapura ada peraturan yang menyebutkan tidak boleh ditambahkan terhadap makanan bai dan terhadap makanan yang sudah jadi (instant). Makanan harus memakai takaran yang sudah ditentukan dan menyampurkannya pun harus dibatasi.

Kesimpulan:

Mengacu pada kenyataan-kenyataan di atas, kita bisa menimbang-nimbang untungdan ruginya menggunakan MSG dalam makanan sehari-hari. Satu hal yang sudah nyata, MSG itu bisa menimbulkan gejala alergi atau keracunan yang disebut Chinese Restaurant Syndrome, pusing, mual, muntah-muntah, dan menimbulkan sakit pada daerah dada seperti yang terserang jantug.

Saran-saran:

  • Jangan terlalu mudah mencampurkan MSG kepada makanan, karena makanan kita, memakai bumbu   tradisional pun sudah terasa enak.
  • Mesti berhati-hati menggunakan MSG. Tidak boleh melebihi takaran yang sudah ditentukan yaitu 6 mg/kg berat badan manusia/sehari buat manusia dewasa.
  • Anak kecil atau Ibu yang sedang mengandung, harus hati-hati supaya jauh dari pengaruh negatif.
  • Hindari makanan/minuman yang mengandung pengawet, pewarna, esen, dan pemanis buatan.

Credit : Diterjemahkan dari Majalah Sunda Mangle

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.