And now , Bring me that horizon …

Lets start the new adventure !

PEMINDAHAN KORBAN & POSISI KORBAN

leave a comment »

PEMINDAHAN KORBAN

Saat tiba di lokasi kita mungkin menemukan bahwa seorang korban mungkin harus dipindahkan. Pada situasi yang berbahaya tindakan cepat dan waspada sangat penting. Penangan korban yang salah akan menimbulkan cedera lanjutan atau cedera baru.

Penggunaan tubuh dengan baik untuk memfasilitasi pengangkatan dan pemindahan korban untuk mencegah cedera pada penolong.

Cara yang salah dapat menimbulkan cedera. Saat mengangkat ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

  • Rencanakan pergerakan sebelum mengangkat
  • Gunakan tungkai jangan punggung
  • Upayakan untuk memindahkan beban serapat mungkin dengan tubuh
  • Lakukan gerakan secara menyeluruh dan upayakan agar bagian tubuh saling menopang
  • Bila dapat kurangi jarak atau ketinggian yang harus dilalui korban
  • Perbaiki posisi dan angkatlah secara bertahap

Hal-hal tersebut di atas harus selalu dilakukan bila akan memindahkan atau mengangkat korban. Kunci yang paling utama adalah menjaga kelurusan tulang belakang. Upayakan kerja berkelompok, terus berkomunikasi dan lakukan koordinasi.

Mekanika tubuh yang baik tidak akan membantu mereka yang tidak siap secara fisik.

MEMINDAHKAN KORBAN

Kapan penolong harus memindahkan korban sangat tergantung dari keadaan. Secara umum, bila tidak ada bahaya maka jangan memindahkan korban. Lebih baik tangani di tempat.

Pemindahan korban ada 2 macam yaitu darurat dan tidak darurat.


1. Pemindahan Darurat

Pemindahan ini hanya dilakukan bila ada bahaya langsung terhadap korban

Contoh situasi yang membutuhkan pemindahan segera:

· Kebakaran atau bahaya kebakaran

· Ledakan atau bahaya ledakan

· Sukar untuk mengamankan korban dari bahaya di lingkungannya :

Bangunan yang tidak stabil

Mobil terbalik

Kerumunan masa yang resah

Material berbahaya

Tumpahan minyak

Cuaca ekstrim

· Memperoleh akses menuju korban lainnya

· Bila tindakan penyelamatan nyawa tidak dapat dilakukan karena posisi korban, misalnya melakukan RJP.

Bahaya terbesar pada pemindahan darurat adalah memicu terjadinya cedera spinal. Ini dapat dikurangi dengan melakukan gerakan searah dengan sumbu panjang badan dan menjaga kepala dan leher semaksimal mungkin.

Beberapa macam pemindahan darurat :

· Tarikan baju

· Tarikan selimut atau kain

· Tarikan bahu/lengan

· Menggendong

· Memapah

· Membopong

2. Pemindahan Biasa

Bila tidak ada bahaya langsung terhadap korban, maka korban hanya dipindahkan bila semuanya telah siap dan korban selesai ditangani.

Contohnya :

· Angkatan langsung

· Angkatan ekstremitas (alat gerak)

Posisi Korban

Setelah dilakukan pemindahan, maka selanjutnya adalah penempatan posisi korban.

Bagaimana meletakkan penderita tergantung dari keadaannya.

· Korban dengan syok

o Tungkai ditinggikan ( Seperti pada kasus orang pingsan , pada saat dibaringkan tungkai lebih tinggi daripada kepala )

· Korban dengan gangguan pernapasan

o Biasanya posisi setengah duduk

· Korban dengan nyeri perut

o Biasanya posisi meringkuk seperti bayi

· Penderita trauma terutama tersangka cidera spinal harus segera distabilkan dan di immobilisasi dengan papan spinal panjang

· Penderita tidak ada respon dan tidak ditemukan atau tidak dicurigai ada cedera spinal atau cedera berat lainnya posisikan miring stabil / pemulihan

Tidak mungkin untuk membahas semua keadaan. Situasi di lapangan dan keadaan korban akan memberikan petunjuk bagaimana posisi yang terbaik.

Peralatan Evakuasi

· Tandu beroda

· Tandu lipat

· Tandu skop / tandu ortopedi/ tandu trauma

· Tandu kursi

· Tandu basket

· Tandu fleksibel

· Kain evakuasi

· Papan spinal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: